laptop, coffee, arm

Jamannya prospek online, tapi bingung caranya.

Semangat pagi sahabat belajar seluruh Indonesia. Sekarang kita masih pandemi covid nih, walau begitu kita sebagai sales tidak ada cerita tidak ada prospek. Setiap hari kita bekerja dengan melakukan proses penjualan untuk memberikan nafkah kepada keluarga kita yang sedang menunggu. Tidak ada alasan karena covid, penjualan kita drop drastis. Penurunan mungkin akan terjadi, tapi dengan berjalannya waktu. Kita memasuki normal yang baru, penjualan menggunakan metode yang berbeda dari yang seperti biasanya. Tips penjualan masih seperti biasa, tidak terlalu berbeda sekali.

Perbedaannya hanya media atau caranya saja dalam menghadapi customer. Bila saat sebelum covid kita melakukan tatap muka saat prospek atau menawari produk, sekarang kita tetap tatap muka juga tapi menggunakan media online. Dengan melihat dari monitor komputer atau smartphone kita masing-masing. Karena yang terjadi sekarang adalah saat kita mengajak tatap muka langsung, otomatis mereka akan langsung menolak untuk bertemu. Karena virus covid ini tidak mengenal apapun, bisa menulari siapa saja. Jadi kita harus maklum agar lebih berhati-hati untuk tidak melakukan tatap muka langsung.

Problem yang mungkin para sahabat sales hadapi sekarang adalah bagaimana caranya kita bisa beradaptasi dalam berjualan dengan metode online. Mudah kok, semua bisa dipelajari asalkan sahabat mau bergerak dalam belajar. Banyak pelatihan sales yang menggunakan metode online saat ini, banyak pula tips penjualan yang akan kita dapatkan. Hanya merubah mindset kita dari berjualan secara offline menjadi online. Kali ini kami akan membagikan 3 langkah mudah dalam berjualan secara online. Simak yak.

If you know why you know how ! – Zig Ziglar

  • Kenali target market

Salah satu tugas sales adalah melakukan riset yang cukup mendalam. Baik itu mengenai produk / jasa yang akan kita pasarkan dan juga target market nya. Kita harus tahu market kita berada di mana. Mereka bermain pada media apa? Karena masing-masing sosial media itu mempunyai target market yang berbeda-beda. Ada yang tergantung usia, jenis kelamin, dan tentunya profesi mereka. Sahabat sales harus mempelajari masing-masing sosial media yang akan kita lakukan penjualan. IG, Facebook, Youtube, Linkedin, Tiktok, atau media lainnya. Riset menjadi kata kuncinya.

  • Content awareness

Pada tahap ini para sahabat sales wajib kreatif nih. Kita wajib membuat konten yang bagus dan menarik isinya. Agar kita bisa menyampaikan maksud dan tujuan kita memasarkan ini sampai ke customer. Jadi mereka tahu kenapa membutuhkan barang atau jasa yang kita tawarkan ini. Terkadang mereka tidak sadar bahwa mereka sedang membutuhkan produk/jasa tersebut. Menjadi tugas kita menyampaikan informasi ini dengan baik. Mereka bisa aware dengan kita, ya dengan cara membuat konten yang menarik. Secara visual mungkin juga audio.

  • Engage selanjutnya

Bila mereka sudah menyadari akan pentingnya produk atau jasa yang kita tawarkan. Mereka tentunya akan menkontak kita. Baik itu menggunakan message atau inbox. Nah tugas kita selanjutnya adalah menkontak atau mem follow up permintaan mereka ini. Biasanya mereka akan bertanya lebih lanjut mengenai produk/jasa. Ini kesempatan yang baik. Layani mereka agar mereka terpuaskan dan melanjutkan dengan proses pembelian.

Semoga cara ini dapat membuat cara berjualan sahabat semua semakin keren. Tips penjualan yang sederhana tapi powerfull. Ingin tahu lebih detail silahkan bertanya yak atau bisa juga membeli pelatihan sales yang kami tawarkan pada web ini salesuniversity.id. Happy selling.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silahkan Pilih Salah Satu Di Bawah Ini

Pastikan anda mewakali perusahaan anda dalam mengisi assessment ini