Cara berjualan tanpa customer menyadarinya

Semangat pagi sahabat sales, bagaimana closingan hari ini? Banyak dong. Masih bingung cara mengclosingkan yang efektif? Ini kami bagikan tips penjualan yang bisa sahabat sales ikuti. Tanpa kita sadari sebagai sales sering kali banyak berbicara mengenai segala keunggulan produk kita. Panjang lebar berceritanya tanpa peduli apakah customer kita paham atau tidak. Ternyata ini merupakan kesalahan yang tanpa kita sadari terjadi berulang-ulang. Yang akhirnya menjadi mengakar dengan cara kita menghadapi customer. Cara yang salah.

Menjadi dambaan kita sebagai sales, kalau customer bisa langsung melakukan pembelian secara instan. Bisa gak sih seperti itu?

Jawabannya tentu saja bisa, asalkan sahabat sales memahami pola dan cara nya kita saat berhadapan dengan customer. Jangan terburu-buru untuk closing. Kita tentunya tidak ingin mereka menjadi illfeel dengan keberadaan kita. Jangan memaksakan maunya kita, karena itu tidak menguntungkan sebagai sales. Kita wajib menjaga hubungan yang baik, kita tentu inginnya bisa berhubungan untuk jangka yang panjang.

Pada saat kita melakukan presentasi, perhatikan juga customer kita. Mereka ini tipikal orang yang visual, audio, atau kinestetik pada saat menyampaikan pendapatnya. Ini yang menjadi krusial kita sebagai sales. Kenapa? Karena biasanya kita terlalu banyak berbicara, tanpa sempat memberikan mereka pendapatnya. Sehingga mereka lebih banyak terdiam dan menunggu kita selesai berbicara. Ini kesalahan loh ya. Kita harus memberikan mereka kesempatan dalam berbicara. Karena dengan mereka berbicara, kita dapat melihat segala tindak tanduk mereka. Mereka lebih dominan menggunakan apa dalam berbicaranya. Terlihat mudah tapi cukup menjadi tantangan untuk melakukan tips penjualan ini.

  • Visual

Artinya mereka lebih menggunakan istilah-istilah secara visual dalam berbicara. Seperti memandang, melihat, memperhatikan, dan lainnya lagi. Karena semua kegiatan itu menggunakan mata saat melakukannya. Mata yaitu visual dan penglihatan.

  • Audio

Mirip dengan visual tapi ini lebih menggunakan kata-kata yang berhubungan dengan pendengaran atau telinga. Misal, mendengarkan, suara, dan sejenisnya. Dan bisa juga mereka lebih menyondongkan telinganya pada saat mendengarkan presentasi kita. Bisa juga mereka meminta kita berbicara lebih keras atau lebih lambat. Karena mereka ingin mendengar lebih jelas.

  • Kinestetik

Ini yang terakhir, berupa gerakan-gerakan tangan atau pada tubuh yang tidak henti mereka lakukan saat berbicara dengan kita. Misal sebentar-bentar memegang gelas, pulpen, buku, atau lainnya. Ibaratnya tidak bisa diam.

Menjadi tantangan untuk kita sahabat sales untuk melihat fenomena tersebut. Tips penjualan ini akan lebih mudah bila sahabat sering mempraktekannya sehingga menjadi terbiasa. Semoga membantu ya.

Happy selling.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silahkan Pilih Salah Satu Di Bawah Ini

Pastikan anda mewakali perusahaan anda dalam mengisi assessment ini