3 Langkah Mudah Ciptakan Pikiran Positif

Speaker VNSC

 VONNY RAMALI

Trainer Sales and Marketing berbasis NLP, Business Consultant

Materi yang akan dibawakan  : “Ice Cream Marketing

Sadarkah kita bahwa akhir-akhir ini banyak hal yang sudah berubah di sekitar kita?

Ya, sejak hadirnya corona semua kondisi berubah total. Lihat saja perubahan di sekeliling kita, betapa banyak usaha yang dulunya berjalan lancar sudah banyak yang tutup. Banyak kekhawatiran yang menghinggapi karena kondisi yang sedang terjadi seakan-akan tidak baik. Kata sebagian orang, saat ini bisnis lagi tidak bagus. Namun apakah iya semua kondisi sama? Karena penasaran sayapun melakukan pengamatan secara langsung, dan menariknya saya pun menemukan bahwa ada juga loh dalam kondisi seperti sekarang ini malah bisnisnya tambah maju. Saya pun memutuskan untuk mencari tahu apa yang menyebabkan ada 2 orang yang produknya sama, saya sebut dengan nama Budi dan Joko. Keduanya memiliki produk yang sama yaitu makanan.

Mari kita simak bersama ya.

Pak Budi mengatakan bahwa bisnis makanan saat pandemi ini sulit dijalankan, karena banyak sekali orang yg enggan membeli makanan di luar.

Di satu sisi Pak Joko mengatakan bahwa bisnis makanannya saat pandemic ini mengalami lonjakan yang lumayan karena banyak yang memilih membeli makanan darinya.

Wow, kenapa bisa beda ya?

Suatu saat saya bertanya kepada Pak Budi, apa yang terlintas di pikirannya saat pandemic ini terjadi?
Jawabannya adalah sekarang lagi musim pandemic, dimana income orang sedang menurun maka mereka tidak mungkin membeli makanan diluar, dan banyak orang yang memilih masak di rumah. Hm … jawaban yang sangat masuk akal ya.

Kemudian saya menghampiri pak Joko menanyakan hal yang sama juga. Dan apakah anda tahu apa jawabannya?

Ya dia memahami bahwa sekarang kondisi lagi sulit, namun dia memiliki tanggung jawab terhadap karyawannya dan juga keluarganya. Maka dia melakukan adaptasi dengan apa yang sedang dia alami dengan cara melakukan hal simpel.

Semua orderan diproses oleh karyawan dengan menggunakan masker, faceshield dan sarung tangan. Dan setelah semua orderan diproses akan disegel dengan kabel tis dan tersedianya makanan yang bisa di-recook sehingga klien bisa memanaskan kembali memasak kembali sehingga lebih higienis. Dan sudah ditebak bagaimana hasilnya? Ya penjualannya justru melonjak karena banyak klien yang merasa nyaman.

Kedua mindset ini menarik sekali karena ini berkaitan dengan salah 1 presuposisi di NLP yaitu The Map Is not the Territory. Artinya adalah apa yang terlihat di peta bukanlah realita. Misalkan anda melihat peta kota Bandung, hanya ada gambar, garis dan nama. Dan sebenarnya Kota Bandung itu realitanya ada gedung, jalanan, pohon.

Sama seperti sebagian orang yang melihat bahwa kondisi pandemic ini tidak baik, namun jika dilihat dengan lebih mendalam tersimpan banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan dengan lebih baik lagi. Tinggal bagaimana kita membuat pilihan realita yang mau diciptakan?

Pilihan realita ini tidak lepas dari peran Mindset yang positif.
Pertanyaan banyak orang adalah bagaimana menciptakan mindset yang positif?
Cara paling mudah yang bisa dilakukan adalah melakukan SELFTALK yaitu bicara kepada diri sendiri.

Lakukan 3 langkah mudah ini :

  1. Tuliskan kalimat positif contohnya
    Semua hal baik akan terjadi pada diri saya
    Saya orang yang rajin
  2. Pindahkan tulisan tersebut ke tempat yang paling mudah anda lihat (jika Mau di simpan di screensaver handphone juga boleh)
  3. Bacalah pada pagi hari setelah bangun dan malam hari sebelum tidur dan SETIAP MUNCUL selftalk negatif di dalam diri anda.
    Sehingga selftalk negatif akan digantikan oleh selftalk positif dan mindset anda berubah menjadi Positif.

Silahkan Anda coba. Ini akan saya bagikan lebih dalam di Virtual National Sales Conference 2020, jadi segera daftarkan diri Anda.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silahkan Pilih Salah Satu Di Bawah Ini

Pastikan anda mewakali perusahaan anda dalam mengisi assessment ini